Tenaga Ahli tim TPB Jakarta

Manager Pilar Sosial

Jaka Ramdani

Manajer Pilar Sosial Sekretariat TPB DKI Jakarta memiliki peran dalam koordinasi, pemantauan, dan promosi berbagai inisiatif dan program terkait tujuan-tujuan pilar sosial TPB.

Isu-isu yang menjadi fokus utama bagi Manajer Pilar Sosial TPB termasuk pengentasan kemiskinan, pencegahan kelaparan, perbaikan akses pendidikan, pengurangan ketidaksetaraan, perbaikan kesehatan masyarakat, termasuk mengatasi pandemi dan penyakit menular, serta perlindungan hak-hak sosial dan ekonomi.

Saat ini, manajer sosial sedang terlibat dalam penyusunan dokumen Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (RAD TPB), Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD PG), Voluntery Local Review (VLR), dan laporan capaian rutin TPB di DKI Jakarta.

Manager Pilar Ekonomi

Dimas Rachman Taufiq

Manajer Pilar Pembangunan Ekonomi Sekretariat TPB/TPB DKI Jakarta memiliki peran dalam perencanaan, koordinasi, dan evaluasi pelaksanaan pencapaian Tujuan 7, 8, 9, 10, dan 17.

Isu-isu yang menjadi fokus utama bagi Manajer Pilar Ekonomi mencakup energi terbarukan, pertumbuhan ekonomi, ketenagakerjaan, industri, inovasi, infrastruktur, kesenjangan, dan sinergi antar pihak dalam pencapaian TPB.

Saat ini, Manajer Pilar Ekonomi sedang terlibat dalam penyusunan dokumen Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (RAD TPB), Voluntary Local Review (VLR), dan Laporan Pemantauan TPB Semester I 2023.

Manager Pilar Lingkungan

Annisa Utami Kusuma Negara

Manajer pilar lingkungan memiliki peran dalam perencanaan, koordinasi, dan evaluasi pelaksanaan pencapaian TPB/TPB di Jakarta, selayaknya manajer pilar lainnya.

Secara spesifik, manajer pilar lingkungan fokus pada 6 tujuan yang terkait lingkungan, yakni:

  • Tujuan 6: Menjamin ketersediaan dan pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan.
  • Tujuan 11: Membangun kota dan pemukiman yang inklusif, aman, tahan bencana, dan berkelanjutan.
  • Tujuan 12: Memastikan konsumsi dan produksi yang berkelanjutan.
  • Tujuan 13: Mengambil tindakan segera untuk mengatasi perubahan iklim dan dampaknya.
  • Tujuan 14: Mempertahankan dan memulihkan ekosistem laut dan sumber daya laut.
  • Tujuan 15: Melindungi, memulihkan, dan mempromosikan pengelolaan hutan yang berkelanjutan, menghentikan degradasi lahan, dan menghentikan kehilangan keanekaragaman hayati.

Project yang sedang kami kerjakan di Sekretariat TPB/TPB diantaranya Rencana Aksi Daerah TPB/TPB, laporan pemantauan dan pencapaian TPB/TPB, penyusunan voluntary local review, dan juga kami sedang menginisiasi Project Kalibaru Hub sebagai project berbasis kawasan yang dilakukan di Cilincing, Jakarta Utara untuk mendorong kolaborasi penyelesaian isu TPB/TPB di wilayah tersebut.

Manager Pilar Hukum & Tata Kelola

Fetty Wiyani

Manajer Pilar Pembangunan Hukum dan Tata Kelola Sekretariat TPB/TPB DKI Jakarta memiliki peran dalam perencanaan, koordinasi, dan evaluasi pelaksanaan pencapaian Tujuan 16.

Isu-isu yang menjadi fokus utama bagi Manajer Pilar Hukum dan Tata Kelola mencakup keamanan, pencegahan kekerasan, reformasi birokrasi, korupsi, demokrasi, keterbukaan informasi publik, perlindungan kelompok miskin dan rentan, hak asasi manusia, serta sinergi antar pihak dalam pencapaian TPB.

Saat ini, Manajer Pilar Hukum dan Tata Kelola sedang terlibat dalam penyusunan dokumen Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (RAD TPB), Voluntary Local Review (VLR), dan Laporan Pemantauan TPB Semester I 2023.

Tenaga Ahli & Desain Grafis

Herbeth Naftaly Eliasta

Sebagai tenaga ahli desain grafis di sebuah organisasi pemerintah, perannya adalah menghasilkan materi visual yang mendukung komunikasi efektif dan pelayanan publik yang berkualitas. Ia bertanggung jawab merancang grafis untuk berbagai keperluan, termasuk kampanye sosial, publikasi, dan dokumentasi.

Dalam setiap proyek, ia memastikan bahwa desainnya tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai dan pesan yang ingin disampaikan oleh pemerintah kepada masyarakat. Kolaborasi dengan tim dan departemen lain memungkinkannya untuk memahami kebutuhan mereka secara mendalam, sehingga dapat menciptakan desain yang relevan dan berdampak, sesuai dengan visi organisasi.

Tenaga Ahli & Programmer

Farhan Sulthan Rifqi

Sebagai tenaga ahli programmer di organisasi pemerintah, fokus utama tenaga ahli ini adalah merancang dan mengembangkan aplikasi serta sistem informasi yang mendukung efisiensi operasional dan peningkatan layanan publik.

Tenaga ahli ini bertanggung jawab dalam memastikan aplikasi yang dikembangkan tidak hanya berjalan dengan lancar, tetapi juga memenuhi standar keamanan data yang ketat. Kolaborasi dengan berbagai unit kerja juga menjadi bagian penting dalam memahami dan memenuhi kebutuhan teknologi organisasi untuk mencapai tujuan pelayanan publik yang optimal.