Para Pemangku Kepentingan TPB di Jakarta

Peran Stakeholder

Pemangku kepentingan memiliki peran penting dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan masyarakat. Mereka dapat berkontribusi dengan memberikan dukungan finansial, sumber daya manusia, dan keahlian. Selain itu, mereka juga dapat berperan dalam mengampanyekan dan menyebarkan kesadaran tentang pentingnya pembangunan berkelanjutan.

Misi Stakeholder

Pemerintah menetapkan kebijakan berkelanjutan, Swasta berinvestasi dengan praktik yang ramah lingkungan, Masyarakat Sipil mengedukasi dan memberdayakan, serta Akademisi melakukan penelitian inovatif. Dengan kerjasama ini, pembangunan berkelanjutan terwujud untuk masa depan yang berkelanjutan.

Lebih lanjut tentang Stakeholder

Platform Stakeholder

Para pemangku kepentingan (stakeholders) utama yang berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan dan pencapaian TPB di Indonesia terdiri dari empat platform, yaitu meliputi:

Telusuri

Partisipasi Stakeholder

Dalam upaya meningkatkan dan memperkuat kemitraan yang kokoh serta berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), Indonesia telah mengadopsi dan mengimplementasikan lima prinsip kemitraan yang menjadi pilar fundamental bagi kerjasama yang efektif dan inklusif, meliputi:

Telusuri

Pemerintah dan Parlemen

Akademisi dan Pakar

Organisasi Kemasyarakatan
dan Media

Filantropi
dan Pelaku Usaha

Relasi

Indonesia menerapkan hubungan saling percaya antar pemangku kepentingan. Penempatan wakil dari setiap stakeholder dalam keanggotaan Tim Pelaksana dan Kelompok Kerja di dalam Tim Koordinasi Nasional TPB, memberikan ruang bagi para pemangku kepentingan untuk terlibat secara aktif. Mereka bukan hanya terlibat dalam pelaksanaan, namun juga dalam menentukan arah pelaksanaan TPB.

Telusuri

Penerapan

Sebagai contoh, dalam penyusunan metadata indikator TPB dan pembuatan pedoman penyusunan Rencana Aksi yang dilakukan melalui konsultasi publik baik secara online maupun offline. Indonesia menerapkan prinsip inklusif dalam pelaksanaan TPB baik di tingkat nasional maupun daerah. Tim teknis juga dibentuk dan disepakati dengan keterwakilan semua pemangku kepentingan. Peran dan hubungan antara keempat platform pemangku kepentingan TPB di Indonesia dijelaskan pada gambar diatas.

Telusuri

Peran Stakeholder

Membangun kepercayaan (trust building); rasa saling percaya antar para pemangku kepentingan yang bermitra. Kepercayaan (trust) adalah modal dasar dalam membangun kemitraan secara sinergis. Untuk membangun kepercayaan, maka komunikasi yang dibangun harus dilandasi oleh itikad yang baik dan menjunjung tinggi kejujuran.

Kemitraan setara (equal partnership); setiap pihak mempunyai kedudukan yang setara.

Partisipasi; keterlibatan secara aktif para pemangku kepentingan dalam sinergitas pelaksanaan pencapaian TPB.

Akuntabilitas; adanya evaluasi terhadap proses pelaksanaan pencapaian kegiatan TPB dan kinerja para pemangku kepentingan secara bertanggung jawab.

Manfaat bersama (mutual benefit); asas saling menguntungkan dalam bermitra melalui kontribusi para pihak sesuai peran dan kapasitas masing-masing.

Daftar Stakeholder